Selasa, 01 Januari 2013

Flying Fortress

B17 Flying Fortress, adalah sebuah pembom berat buatan AS yang pertama terbang tahun 1935. Pada mulanya, Angkatan Darat AS tidak terlalu percaya, tetapi dengan pesanan awal sebanyak 35 unit, maka AD AS mencoba untuk memakainya.
Pada tahun 1940, kebutuhan akan pembom berat ini dirasakan makin strategis untuk melawan Jerman dan Jepang. Puncaknya, pada tahun 1943, pemboman terhadap Nazi Germany dilaksanakan hampir setiap hari, dengan 800-1000 pembom terbang dari Inggris untuk menghantam daratan Jerman dan daerah industrinya dengan ribuan ton bom setiap hari.
Alhasil, kemampuan berperang Jerman semakin hari semakin lemah, sehingga Sekutu dan Rusia mampu mengeksploitasi kelemahan mesin perang Jerman ini dan meraih kemenangan di medan perang timur, barat, maupun Afrika / Italia.

2 komentar:

  1. B17 was a fine bomber, but it lack the speed and manouverability, so it needed fighter escort all the way to Berlin

    BalasHapus
  2. Too bad Ju88 never make it to as 4 engine bomber. It has a more powerful engine than the Wright-Allison B17

    BalasHapus